|
|
|
|
PELATIHAN
EKSEKUTIF "MARKETING COMMUNICATIONS RESEARCH"
11
- 13 Maret 2002, Biaya Rp 2.000.000,-
Memberikan
persamaan pemahaman tentang 'apa' ruang lingkup dan peranan riset komunikasi
pemasaran, juga memberikan pemahaman 'mengapa' perlu melakukan riset komunikasi
pemasaran serta memberikan pedoman 'bagaimana' mengaplikasikan riset komunikasi
pemasaran dalam perencanaan strategis program komunikasi.
|
|
|
|
|
|
|
| |
Materi
antara lain : Komunikasi Pemasaran Terpadu, Metodologi Penelitian Komunikasi
Pemasaran, Riset Pesan, Riset Media, Evaluasi Periklanan & Sales Promotion.
|
|
|
|
PELATIHAN
MANAJEMEN KRISIS PR INTERNAL : "STRATEGI KOMUNIKASI DALAM MENANGGULANGI
AKSI MOGOK DAN ANARKIS DALAM HUBUNGAN INDUSTRIAL DI PERUSAHAAN"
26
- 28 Maret 2002, Biaya Rp 1.900.000,-
"More!"
(lebih banyak lagi!) kini menjadi tuntutan serikat pekerja di seluruh
dunia. Para pekerja selalu menuntut lagi dan lagi. Mereka menuntut kehidupan
yang lebih baik, mulai dari berbagai fasilitas seperti pendidikan anak,
fasilitas kesehatan, perumahan sampai bonus tahunan (di luar upah) dan
pemilikan saham. Semua itu merupakan hak asasi pekerja sebagai faktor
terpenting dalam proses produksi dan proses ekonomi. Meningkatnya kegiatan
dunia usaha, membesarnya omset, dan membesarnya laba tidak dengan sendirinya
membuat perusahaan meningkatkan upah pekerja sesuai kebutuhan hidup mereka.
Hal ini membuat mereka melancarkan pemogokan, demonstrasi, memperlambat
kerja yang kadang disertai campur tangan organisasi mafia sehingga menimbulkan
konflik dan kekerasan yang terkadang memakan korban jiwa di kalangan pekerja
sendiri. Humas sebagai ujung tombak perusahaan diharapkan mampu menghindari
situasi tersebut sebelum meluas menjadi krisis yang bisa mengancam reputasi
perusahaan. Di era mendatang humas memang diharapkan dapat lebih berperan
dalam memanage reputasi perusahaan.
Materi
antara lain : Aksi Mogok dan Anarkis dalam hubungan industrial di perusahaan,
Aksi Mogok dan Anarkis dalam hubungan industrial dari sisi pandang pekerja,
Aksi Mogok dan Anarkis dalam hubungan dari sisi pandang kriminologi, Kiat-kiat
Komunikasi Efektif dalam menanggulangi aksi mogok dan anarkis dalam hubungan
industrial.
|
|
|
|
|
PELATIHAN
HOW TO FACE THE MEDIA
9
- 10 April 2002, Biaya Rp 1.300.000,-
Hubungan
media dan perusahaan merupakan hubungan yang saling membutuhkan karena
perusahaan membutuhkan media sebagai sarana penyampaian informasi kepada
masyarakat. Dengan semakin bermunculannya media baru dan medium komunikasi
baru seperti internet harus dicermati jika institusi perusahaan tidak
ingin terjengkang karena serangan opini yang terbangun melalui media massa.
Apapun bidang usaha sebuah perusahaan/institusi, dan dimanapun wilayah
usahanya, pasti tidak bisa terhindar dari media. Karena kebebasan dan
kedudukan media massa saat ini membuat para eksekutif korporasi dan organisasi
besar tidak dapat lagi bersembunyi dari media di belakang kata "no comment".
Materi
antara lain : Hakekat Media Relations, Melayani lobby wartawan dan perencanaan
distribusi informasi media, Melayani wawancara dalam press conference
dan on the spot interview (workshop), Tujuan dan pelaksanaan press tour
(workshop).
|
|
|
|
|
PELATIHAN
PROFESIONAL PR
22
- 25 April 2001, Biaya Rp 1.900.000,-
Bertujuan
meningkatkan profesionalisme kehumasan, dimana diharapkan pihak yang terlibat
dalam kegiatan PR dapat merencanakan dan menyusun kegiatan penyebaran
informasi yang tepat guna, untuk mendukung kegiatan perusahaan dalam menciptakan,
meningkatkan, dan memelihara citra kelembagaan.
Materi
antara lain : Pengantar Humas, Reputation Management, Corporate Communication,
Internal Relations, Community Relations, Media Relations, Pengetahuan
Dasar Protokoler/MC.
|
|
|
|
|
PELATIHAN
COMMUNITY DEVELOPMENT
14
- 16 Mei 2002. Biaya Rp 1.900.000,-
Bertujuan
agar Setiap perusahaan mampu merancang program community development yang
efektif serta dapat membina hubungan baik dan berkomunikasi secara lancar
dengan masyarakat setempat. Adanya pemahaman dan kesinambungan yang baik
dari masyarakat dan perusahaan, diharapkan mampu menghindari terjadinya
krisis yang tidak diinginkan.
Materi
antara lain : Memahami karakteristik masyarakat setempat dan kiat membina
hubungan dengan masyarakat setempat, perencanaan & evaluasi program community
development, pemilihan isu-isu kontemporer dalam upaya meningkatkan image
perusahaan serta pembahasan kasus dan latihan.
|
|
| |
|
|
|